Pontianak Segera Jadi Kota Pintar
9 March 2017
BPJS Ketenagakerjaan Hadir bersama Aplikasi Gencil di Kalbar
9 March 2017

Aplikasi Gencil Tampung Keluhan Masyarakat Pontianak

Pemerintah Kota Pontianak menerapkan aplikasi Goverment And Smart city Landmark atau disingkat (Gencil) untuk menampung keluhan masyarakat, dan cepat ditindak lanjuti. Ini merupakan fasilitas yang terdapat di Pontianak Interaktif Center yang diresmikan oleh Wali Kota Pontianak, Selasa (28/2/2016).

Direktur Pontianak Digital Stream, Hermawan menjelaskan, aplikasi ini tersedia untuk hand phone sistem operasi IOS maupun Android. Masyarakat tinggal mendownload untuk menerapkan aplikasi ini.
Dalam aplikasi ini, tersedia beberapa pilihan fitur menarik mengenai Kota Pontianak, mulai dari tentang kuliner, tempat, event, berita, info pangan dan lapor. “Nah difitur lapor ini, dimanfaatkan oleh pemerintah Kota untuk memperbaiki pelayanan. Warga bisa melapor terkait pelayanan publik melalui aplikasi ini,” Jelasnya.

Dijelaskan dalam aplikasi tersebut masyarakat tinggal memilih fitur lapor, dan memilih kategori yang disesuaikan. Misalnya terkait infrastruktur. Setelah itu tinggal mengisi lokasi atau alamat, judul dan diskripsi laporan secara lengkap dan beserta foto. “Nanti Pemkot menerima laporanya di Pontive center . Laporan apa saja yang bakal diteruskan ke instansi terkait,” jelasnya. Setelah diterima dan diteruskan dan diperiksa petugas instansi terkait. Bila mana laporan tersebut benar, maka akan diterima. Jika tidak benar akan ditolak.

Dalam aplikasi ini masyarakat juga dapat melihat time line laporan yang ada di Kota Pontianak. “Yang jelas kita berupaya untuk mengembangkan dan memperbaiki aplikasi ini, untuk pelayanan yang semakin baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan Gencil pada prinsipnya aplikasi menuju Smart city. Dimana tujuanya memberikan kemudahan bagi pengunjung, yang ingin mendapati Informasi suatu Kota. “Misalnya Pontianak memiliki icon Tugu Khatulistiwa, Jakarta dengan Tugu Monas. Jadi ingin tahu tentang isi Kota cukup dengan adanya Gencil ini,”Jelasnya.

Pihaknya mengklaim aplikasi ini pertama kali diterapkan di Indonesia. Apalagi pemanfaatannya terintegrasi dengan beberapa instansi pemerintahan, perusahaan,Bank hingga Kepolisian. “Dan ini jarang-jarang ada aplikasi yang bisa mengajak beberapa instansi pemerintah, Kepolisian, perusahaan perbankan tergabung dalam suatu sistem,” pungkasnya.

sumber : TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *